Celoteh di Warung Kecil
Menjelang sore, warung-warung kecil di sudut gang mulai ramai. Beberapa lelaki duduk di bangku kayu panjang. Gelas teh panas mengepul…
Catatan Hidup Warga & Denyut Kota
Menjelang sore, warung-warung kecil di sudut gang mulai ramai. Beberapa lelaki duduk di bangku kayu panjang. Gelas teh panas mengepul…
Pagi baru saja bergerak ketika wajan besar itu mulai panas. Di dalam gerobak kecil yang dicat putih, api kompor menyala…
Matahari sudah tinggi ketika lelaki itu melangkah di antara batang-batang padi yang menguning. Tanah sawah terasa kering di bawah kakinya.…
Pagi di pemakaman itu datang dengan cahaya yang jatuh pecah di antara daun-daun kamboja. Tanah masih lembap, batu-batu nisan tua…
Pagi itu datang dengan cahaya yang lembut. Matahari baru saja naik di atas atap-atap rumah Harjamulia Indah ketika jamaah mulai…
Karpet hijau itu membentang tenang di lantai Masjid Baitul Ma’arif, Harjamulia. Lampu-lampu masjid memancarkan cahaya hangat yang jatuh lembut ke…
Cahaya matahari siang jatuh miring di lorong sempit Pasar Kanoman. Sinar itu memantul dari genangan air di lantai yang belum…
Pagi baru saja merayap masuk ke lorong pasar ketika serpihan kelapa mulai menumpuk di atas meja kayu. Cahaya tipis menyelinap…
Hujan baru saja lewat ketika dua tenda biru berdiri di pinggir jalan yang masih basah. Aspal memantulkan cahaya pucat dari…
Cahaya matahari sore jatuh miring di sela terpal yang mulai pudar warnanya. Di sebuah lorong pasar Cirebon, plastik-plastik bening berisi…
Pagi di pasar selalu dimulai dengan transaksi. Tawar-menawar, plastik kresek yang dibuka, sayur yang ditimbang, dan suara sepeda yang berhenti…
Ramadan di Cirebon tidak pernah datang dengan gegap gempita yang meledak-ledak. Ia datang pelan, seperti angin laut yang berembus dari…