
Foto Ilustrasi Dengan AI
Seputar Cirebon – Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ricuh ketika massa mendobrak pagar kantor Bupati Pati. Dalam suasana yang memanas, Bupati Sudewo menjadi sasaran kemarahan warga dan dilempari sandal sebagai simbol penolakan. Aparat kepolisian merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, menyebabkan kepanikan dan jatuhnya korban. Sebanyak 34 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk seorang jurnalis yang sempat pingsan akibat paparan gas air mata
Menanggapi situasi tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menyampaikan aspirasi secara damai. Pemerintah pusat menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari provokasi. Istana juga mengingatkan para pejabat daerah untuk lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan publik, agar tidak memicu eskalasi konflik di tengah masyarakat.